Majukan Singkil dengan Mengembangkan Ekonomi Bahari Berbasis Digital

Banda Aceh - Bappeda Aceh melaksanakan Workshop Tematik Penyusunan RAN PPDT Provinsi Aceh Tahun 2021, Kamis (18/7/2019). Workshop ini menyikapi Kabupaten Aceh SIngkil merupakan satu-satunya daerah tertinggal di Provinsi Aceh, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 131 Tahun 2015 tentang penetapan daerah tertinggal tahun 2015-2019.

Di Kabupaten Aceh Singkil terdapat 11 Kecamatan dan 116 Desa. Kabupaten Aceh Singkil terdiri dari dua wilayah yaitu daratan dan kepulauan. Potensi sektor perikanan sangat menjanjikan di kabupaten ini.

"Saat ini lebih dari 60 pulau yang belum di eksploitasi. Salah satu penyebab ketertinggalan Aceh Singkil adalah lemahnya SDM dan perekonomian masyarakat. Besar harapannya agar Kabupaten Aceh Singkil ini keluar dari ketertinggalan, salah satunya yaitu dengan cara mengembangkan ekonomi bahari berbasis digital," kata Ahmad Rifa’i, SH, Kepala Bappeda Kabupaten Aceh Singkil.

Dalam acara tersebut turut hadir dua orang narasumber yaitu:
1. Jamaluddin Matdoang (Kasubbid. Investasi dan Permodalan Kemendesa, PDT dan Transmigrasi). Ia memaparkan makalah dengan judul “Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal (Bahari) Berbasis Digital di Aceh Singkil”.

2. Dra. Nur Indah Wahyuningsih (Kasubbid. Penyusunan Rencana dan Skema Pendanaan Daerah Kemendesa, PDT Dan Transmigrasi). Dia memaparkan makalah berjudul "Kebijakan Nasional dalam Pengembangan Daerah Tertinggal di Aceh Singkil".

Pada acara tersebut turut hadir unsur dari SKPA dan SKPK terkait, tokoh masyarakat, LSM, mahasiswa, dan tim penyusun RAD PPDT.


Paparan narasumber dapat di download di : https://bit.ly/2XQHTmU
(Dewi)