Kinerja Investasi Aceh Terus Membaik

“Memasuki akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019 berdasarkan Laporan Kinerja Penanaman Modal yang dikeluarkan BKPM tercatat realisasi PMA di Aceh adalah  sebesar $ 286.400,817 dari 53 perusahaan,”

Syarifah Zulfa, SE -

Kabid Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP

 

 

Kepala DPMPTSP melalui Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Syarifah Zulfa, SE, mengatakan bahwa realisasi investasi sangat berhubungan erat dengan jumlah izin yang diterbitkan, realisasi izin yang sudah diterbitkan juga ada beberapa kendala antara lain: status lahan menjadi kendala utama dalam realisasi penanaman modal, kendala selanjutnya adalah regulasi yang bertentangan dan saling tumpang tindih antara pemerintah pusat dan daerah terutama dengan kementerian dalam penerbitan rekomendasi.

Untuk mengatasinya adalah dengan membuka kawasan pertumbuhan investasi baru berupa kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, maupun kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

“Bagi investor yang ingin berinvestasi dalam kawasan tersebut Pemerintah Aceh memberi beberapa insentif dan kemudahan, berupa keringan pajak bahkan zero pajak dalam beberapa tahun. Pemerintah juga terus berusaha deregulasi perizinan dengan sistem pelayanan izin yang terintegrasi baik antarkementerian maupun dengan provinsi dan kabupaten/kota secara online, dengan sistem tersebut banyak persyaratan perizinan yang berat ditiadakan  dan disederhanakan,” kata Syarifah Zulfa, kepada Tabangun Aceh, Selasa (20/8), di Banda Aceh.

Lebih lanjut Syarifah memaparkan bahwa perkembangan jumlah investor berkaitan erat dengan besarnya nilai investasi yang terealisasi di Aceh dalam periode tahun 2014-2018, perkembangan nilai realisasi investasi di Aceh juga mengikuti trend fluktuatif bahkan cenderung menurun. Realisasi investasi Penanaman Modal Asing dari tahun 2014 sampai 2016 terjadi peningkatan secara berturut-turut sebagai berikut: 31,54 juta US$, 55,82 USS, US$ 87,80, namun memasuki tahun 2017 dan 2018 nilai investasi kembali menurun yaitu: 11,20 USS dan 3,58 USS.

Realisasi investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mengalami perkembangan yang kurang baik atau cenderung realisasinya menurun dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yaitu: 2014–2018, dengan besaran secara berturut-turut Rp 5,89 triliyun, Rp 5,03 triliyun, Rp 3, 79 triliyun, Rp 1,68 triliyun dan Rp 1,23 triliyun.

“Memasuki akhir tahun 2018 dan di awal tahun 2019 berdasarkan Laporan Kinerja Penanaman Modal  (LKPM) yang dikeluarkan BKPM tercatat realisasi PMA di Aceh adalah  sebesar $ 286.400,817 dari 53 perusahaan. Sedangkan PMDN berjumlah 1.579 izin, pada semester akhir di tahun 2018 dengan realisasi Rp 9, 8 trilyun dari 132 perusahaan. Ini terjadi peningkatan yang signifikan dari 5 tahun sebelumnya. Angka tersebut belum mencerminkan penanaman modal secara keseluruhan karena masih banyak perusahaan yang belum melapor sehingga belum tercatat dalam realisasi yang ada di lapangan.

Sedangkan memasuki triwulan II tahun 2019, realisasi PMDN di Aceh terjadi kenaikan signifikan, seperti terlihat pada tabel berikut. (cekwat)