Sekretaris Bappeda Apresiasi Musrenbang Polda Aceh

“Kita sangat mengharapkan pelaksanaan Forum Musrenbang ini dapat melahirkan berbagai program dan kegiatan yang juga bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh,”

Feriyana, SH, M.Hum

Sekretaris Bappeda Aceh

 

 

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh  Feriyana, SH, M.Hum menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Musrenbang Polda Aceh Tahun 2019. Musrenbang yang mengangkat tema “Peningkatan Profesionalisme Polda Aceh Melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektonik” berlangsung di Hotel Sulthan Banda Aceh, Rabu 31 Juni 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Feriyana memaparkan tentang Pelaksanaan Musrenbang RKPA 2020  yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh Melalui BAPPEDA Aceh pada tanggal 10 April 2019 yang lalu. Menurutnya, Pemerintah Aceh telah merumuskan tema RKPA 2020 yang selaras dengan tema RKP Nasional yaitu “Memacu Pertumbuhan yang Berkelanjutan, Peningkatan Daya Saing SDM, dan Infrastruktur yang Terintegrasi”.

Tema itu memiliki enam prioritas pembangunan Aceh yaitu:

  1. Hilirisasi Komoditas dan Peningkatan Daya Saing Produk/Jasa Unggulan
  2. Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi
  3. Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Penurunan Risiko Bencana
  4. Pembangunan Sumber Daya Manusia
  5. Reformasi Birokrasi & Penguatan Perdamaian
  6. Penguatan Penerapan Dinul Islam dan Budaya Aceh

 

Feriyana mengungkap, usulan program dan kegiatan yang diusul dalam kegiatan Musrenbang tahun anggaran 2020, harus selaras dengan tema dan prioritas pembangunan Aceh tahun 2020, baik yang diusulkan oleh kabupaten/kota, SKPA, maupun usulan dari aspirasi masyarakat serta stakeholders lainnya. "Semoga tema dan prioritas yang telah kita susun tersebut tidak sekedar semboyan dalam pelaksanaan Musrenbang, tetapi juga harus menjadi dasar penyusunan anggaran melalui pembahasan yang komprehensif, intensif, dan terpadu dengan menggunakan pendekatan Evidence Based Planning dan Money Follow Program," harap Feriyana.

Melalui kedua pendekatan itu, diharapkan forum Musrenbang mampu menghasilkan usulan kegiatan/proyek yang memiliki korelasi yang kuat dan pendanaan yang cukup untuk menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Aceh. “Melalui pelaksanaan Musrenbang ini kita harus bisa membangun dialog yang lebih konstruktif dalam rangka mengatasi berbagai permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Feriyana juga menyampaikan, Pemerintah Aceh melalui Bappeda Aceh sangat mengapresiasi kepada Polda Aceh yang telah mulai menerapkan Sistem Perencanaan dan Penganggaran yang telah dilaksakanakan oleh Pemerintah Aceh. “Kita sangat mengharapkan pelaksanaan Forum Musrenbang ini dapat melahirkan berbagai program dan kegiatan yang juga bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh,” ujarnya.

Sekretaris Bappeda Aceh  ini mengharapkan apapun hasil keputusan dari Musrenbang Polda Aceh 2019 dapat merujuk pada RPJM Aceh 2017-2022, dengan tujuan menyamakan prioritas dan persepsi dalam pembangunan di Aceh. "Silakan rumuskan bagaimana pembangunan dan kinerja Polda Aceh kedepannya, pemaparan Pelaksanaan Musrenbang RKPA Tahun 2020 ini bisa menjadi acuan agar Pemerintah  Aceh dan Polda Aceh dapat terus bersinergi untuk pembangunan di Aceh,” tutur Feriyana, SH, M.Hum. (Khairul Ridha)