BAPPEDA ACEH KUMPULKAN DARAH 50 KANTONG

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Aceh menggelar donor darah untuk membantu stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh. Selasa (9/6/2020), bertempat di Lapangan Badminton Kantor Bappeda Aceh, yang  dalam kegiatan ini Bappeda Aceh berhasil mengumpulkan 50 kantong.

Kegiatan donor darah yang dikuti sekitar 50 pegawai yang juga sekaligus sebagai pendonor Kepala Bappeda Aceh, Ir. Helvizar Ibrahhim, M.Si beserta para Pejabat Struktural, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Kontrak di Lingkungan Bappeda Aceh.

"Acara donor darah ini untuk menindaklanjuti dari arahan Bapak Plt. Gubernur Aceh dan Bapak Sekda Aceh yang menghimbau untuk ikut melaksanakan donor darah di Lingkungan Pemerintah Aceh untuk mendukung ketersediaan stok darah PMI, sehingga dapat digunakan pasien-pasien di rumah sakit pada masa COVID-19 ini" ujar Ir. Helvizar Ibrahim, M.Si

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa "Kegiatan yang kita lakukan ini bernama BAPPEDA ACEH PEDULI untuk DONOR DARAH dengan tema yang diusungkan adalah SETETES DARAH KITA ADALAH KEHIDUPAN BAGI YANG LAIN, sekalian mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yng telah menfasilitaasi acara yang mulia ini dan khususnya kepada Pihak PMI Banda Aceh".

Pada kesempatan ini Ketua PMI Banda Aceh, Qamaruzzaman Haghny menambahkan "Kegiatan donor darah ini yang dilaksanakan oleh Bappeda Aceh, Dimana PMI menyampaikan terima kasih kepada Kepala Bappeda, Ibu Sekretaris dan Jajarannya serta seluruh staf yang telah mendonor darah sehingga berhasil mengumpulkan 50 kantong, ini adalah sesuatu yang luar biasa antusias yang dilakukan oleh Keluarga Besar Bappeda Aceh, mudah-mudahan darah yang telah diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang sangat membutuhkannya, Intinya hari ini kita tolong orang lain, dikemudian hari orang lain akan menolong kita".

Ketua PMI Banda Aceh lebih lanjut menyampaikan bahwa  kegiatan ini ke depan dapat dilaksanakan secara rutin 2 bulan sekali, serta  mengapresiasi tata cara alur donor darah dengan mengikuti prosedur New Normal yang dibuat oleh Bappeda sangat bagus dan ini dapat menjadi contoh bagi yang lain. (Zulfikar)