Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe (16/3/2021), Kepala Bappeda Aceh yang diwakili oleh bapak Ir. Alamsyah, MM selaku Sekretaris Bappeda Aceh menghadiri Acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah (Musrenbang RKPK) Kota Lhokseumawe tahun 2022. Acara yang dilaksanakan di ruang Aula Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe dihadiri oleh Seluruh Kepala Perangkat Daerah Kota Lhokseumawe, Unsur DPRK, Akademisi, Lembaga Keistimewaan, Perbankan, Perusahaan BUMN, dan unsur Organisasi.

Acara Musrenbang RKPK tahun 2022 dibuka oleh bapak Yusuf Muhammad, SE, MSM selaku wakil walikota Lhokseumawe dengan tema “Meningkatkan Kualitas Kehidupan Masyarakat dengan Penerapan Nilai-Nilai Syariat Islam”. Beliau menyampaikan bahwa forum konsultasi publik yang dilaksanakan bertujuan untuk menjaring saran dan masukan dalam penyempurnaan Rencana Awal RKPK Lhokseumawe tahun 2022.

Melalui forum ini, diharapkan kepada seluruh kepala Perangkat Daerah Kota Lhokseumawe agar fokus dan terarah dalam penyusunan program dan kegiatan sehingga pembangunan tahun 2022 dapat tercapaI dengan prioritas pembangunan RPJM tahun 2017-2022, ujar wakil walikota.

Dalam paparan Kepala Bappeda Aceh yang diwakili oleh bapak Ir. Alamsyah, MM selaku Sekretaris Bappeda Aceh menyampaikan tema RKP Nasional tahun 2022 adalah Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”. Prioritas nasional yaitu (1) memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan; (2) Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan; (3) Meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing; (4) Revolusi mental dan pembangunan kebudayaan; (5) Memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar; (6) Membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim; dan (7) Memperkuat stabilitas polhukhankam dan transformasi pelayanan publik.

Sedangakan tema RKPA tahun 2022 yaitu “Membangun Mayarakat yang Berkualitas dan Berdayasaing untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi yang Inklusif”. Adapun prioritas pembangunan Aceh tahun 2022 yaitu; (1) Menumbuhkan ekonomi yang produktif dan kompetitif; (2) Peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas; (3) Pembangunan infrastruktur terintegrasi dan lingkungan; dan (4) Penguatan tata kelola pemerintahan dan keistimewaan Aceh.