Rapat Koordinasi Penelitian dan Pengembangan Tahun 2021

Banda Aceh (25/3/2021) -  Bappeda Aceh melalui bidang penelitian dan pengembangan melaksanakan rakor dengan tema “Singkronisasi Antar Level Kelitbangan Menuju Kualitas Evidence Base Planning”. Acara dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 25-26 Maret 2021 bertempat di Aula Prof. A. Madjid Ibrahim Lantai 4 Bappeda Aceh.

Dalam arahan kepala Bappeda Aceh yang diwakili oleh Dr. Ir. Ema Alemina, MP selaku Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Aceh. Dalam sambutannya beliau menyampaikan Penelitian dan pengembangan memiliki fungsi penting dalam pembangunan, terutama dalam mendukung perencanaan dan evaluasi hasil pembangunan. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Telah Menekankan Pentingnya Pembangunan yang Berbasis Data dan Fakta (Evidence Based).

Misi kesembilan RPJMA tahun 2017-2022 tentang “Revitalisasi Fungsi Perencanaan Daerah Dengan Prinsip Evidence Based Planning yang Efektif, Efisien dan Bekelanjutan”, menunjukkan bahwa litbang memiliki peran strategis dalam peningkatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah, mendorong peningkatan daya saing dan terciptanya inovasi daerah.

Dalam hal tersebut, Litbang harus memainkan perannya sebagai Think Tank yang kritis untuk menyikapi dinamika dan permasalahan yang berkembang di daerah melalui berbagai kebijakan publik. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama untuk lebih memantapkan peran dan fungsi litbang dalam penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan seperti penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dab memiliki kapasitas di bidang litbang dan penyiapan kebijakan berbasis hasil kelitbangan. Selain itu, penguatan kerjasama antar lembaga lainnya juga sangan dibutuhkan, kata kabid. Litbang.

Maksud peneyelenggaraan rakor adalah untuk meningkatkan koordinasi dan singkronisasi antara pusat dengan daerah, bahkan atar sesama lembaga untuk menyusun “Riset Desain” tahunan yang akan diterjemahkan atau diamanatkan dalam rencana kerja pembangunan daerah. Adapun permasalahan kelitbangan kab/kota yaitu (1) kelitbangan belum memiliki peran strategis, (2) SDM dan anggarab terbatas, (3) kelitbangan kab/kota masih tergabung dengan bidang lain.

Rakor litbang yang dilaksanakan pada hari ini, merupakan momentum yang tepat dalam rangka mewujudkan perencanaan pembangunan berbasis data dan fakta, dengan mengedepankan prinsip-prinsip ketaatan dan kepatuhan pada regulasi yang ada, serta menghasilkan analisis-analisis yang tajam yang dapat menawarkan solusi jitu terhadap permasalahan yang dihadapi.

Peserta dari para Kepala SKPA dan instansi vertikal, Kepala Bappeda dan Kabid. Penelitian dan Pengembangan Kab/Kota, Ketua LPPM Universitas Negeri dan Swasta, Unsur Lembaga Swadaya Masyarakat, Sekretaris, Para Kabid dan Kasubbid Lingkungan Bappeda Aceh, serta Peneliti dan Dosen.

Adapun Narasumber yang mengisi acara yaitu (1) Dr. Kurniasih, SH, M.Si (Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri) membahas tentang “Posisi Litbang Dalam Perencanaan Pembangunan”. (2) Anton Widyanto (Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan, LP2M UIN Ar-Raniry Banda Aceh) tentang Peran Strategis Litbang Dalam Implementasi Pembangunan Daerah melalui Penguatan Evidence Based Policy dan Sinergitas Elemen Perguruan Tinggi”. (3) Dr. Srinita, SE, M.Si (Pasca Sarjana Ilmu Pembangunan Ekonomi FEB USK) tentang “Dampak Indikator Sosial Ekonomi Makro terhadap kesejahteraan”.