Sekda Aceh, Buka Acara Musrenbang RKPA Tahun 2022

Banda Aceh, (5/4/2021), Sekretaris Daerah Aceh secara resmi membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPA Tahun 2022, dengan tema “Membangun Masyarakat yang Berkualitas dan Berdaya Saing untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi yang Inklusif”. Acara bertempat di Hermes Palace Hotel Banda Aceh.

Turut hadir dalam acara tersebut para undangan langsung maupun virtual diantaranya pimpinan beserta seluruh anggota DPR Aceh, para Bupati/walikota, sekda, asisten, staf ahli dan seluruh jajaran SKPK Se-Aceh, pimpinan beserta seluruh anggota DPR Kabupaten dan Kota Se-Aceh, Kepala Bappeda Kabupaten/Kota, Kepala SKPA di Lingkungan Pemerintah Aceh, unsur Forkopimda Aceh, Para Alim Ulama, Akademisi, Perbankan, Pengusaha, Tokoh Masyarakat dan Pemuda serta Media.

dr. Taqwallah, M. Kes, selaku Sekda Aceh menyampaikan kinerja pembangunan Aceh merupakan akumulasi dan resultasi dari kinerja pembangunan Kabupaten/Kota. Kinerja pembangunan Aceh akan berkontribusi pada pencapaian target kinerja pembangunan nasional. Karena itu, singkronisasi dan kolaborasi menjadi keharusan apabila menginginkan kinerja pembangunan Aceh terwujud sebagaimana diharapkan. Untuk itu, pendekatan tematik, holistik, integratif dan berbasis spasial menjadi relevan dan substantif dalam perencanaan pembangunan. 

RKPA yang disusun merupakan dokumen perencanaan Pemerintah Aceh untuk tahun 2022, dengan mengacu pada dokumen RPJM Aceh Tahun 2017-2022, serta memperhatikan Prioritas Nasional. Tahun 2022 merupakan tahun terakhir yang memiliki posisi strategis dalam penentuan keberhasilan pencapaian target RPJM Aceh 2017-2022.

Sekda Aceh juga mengatakan upaya untuk mewujudkan tema pembangunan tersebut, telah ditentukan 4 prioritas pembangunan Aceh tahun 2022, yaitu : (1) Menumbuhkan ekonomi yang produktif dan kompetitif; (2) Peningkatan sumber daya manusia berkualitas; (3) Pembangunan infrastruktur terintegrasi dan lingkungan; dan (4) Penguatan tata kelola pemerintahan dan keistimewaaan Aceh. Tema dan prioritas tersebut bukan sekedar semboyan Musrenbang, tetapi harus menjadi dasar penyusunan anggaran melalui pembahasan yang komprehensif, intensif dan terpadu dengan menggunakan pendekatan Evidence Based Planning dan Money Follw Program.

Sekda Aceh mengharapkan seluruh pemangku kepentingan Aceh, menyampaikan harapan masyarakat Aceh antara lain: (1) Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai dengan Perpres Nomor 58 Tahun 2017, dimana terdapat 7 (tujuh) PSN di Aceh, agar dapat dilanjutkan sampai tuntas dan fungsional. Permohonan juga kepada Pemerintah Pusat untuk dimasukkan beberapa PSN baru untuk dimasukkan dalam RPJMN 2019-2024, seperti KEK Barat-Selatan (BARSELA), Kawasan Strategis dan Khusus Dataran Tinggi Gayo-Alas, serta Terowongan Geurutee, (2) Beberapa usulan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mendukung lima prioritas nasional yang sudah diusulkan secara online dalam SIPD antara lain: Infrastruktur Pendukung di luar KEK Lhokseumawe, Dukungan percepatan pembangunan Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Banda Aceh Outer Ring Road (BORR), Pengendalian Banjir Aceh Singkil, Pembangunan Jalan Jantho-Keumala, Pembangunan SPAM Regional Lhokseumawe dan Aceh Utara, Pembangunan SPAM Regional Banda Aceh dan Aceh Besar, Duplikasi Jembatan Krueng Tamiang, Pembangunan IPAL Kota Langsa, Perbaikan Geometrik Jalan Paro-Kulu dan Geureutee, dan Pengembangan Kawasan Prioritas Pariwisata Pulau Banyak. Kiranya permohonan ini menjadi pertimbangan bagi masing-masing Kementerian/Lembaga terkait dalam pembahasan Musrenbang Nasional, sehingga dapat terealisasi pada Tahun Anggaran 2022. 

Sekda Aceh juga mengucapkan Selamat juga kepada Kabupaten Aceh Barat yang masuk Nominasi Tahap Ketiga pada Anugerah Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Bappenas. Selamat juga kepada Kabupaten/Kota penerima Anugerah Perencanaan Pembangunan Daerah Prof. A. Madjid Ibrahim ke-7.

Katagori Kabupaten harapan: (1) Terbaik Harapan Tiga diraih Kabupaten Aceh Tengah, (2) Terbaik Harapan Dua diraih Kabupaten Aceh Selatan, (3) Terbaik Harapan Satu Kabupaten  Pidie Jaya.

Katagori Kabupaten terbaik : (1) Terbaik Ketiga diraih Kabupaten Gayo Lues, (2) Terbaik Kedua diraih Kabupaten. Aceh Jaya, dan (3) Terbaik Kesatu diraih Kabupaten Aceh Barat.

Kategori Kota Terbaik : (1) Terbaik Ketiga diraih Kota Langsa, (2) Terbaik Kedua diraih Kota Sabang, dan (3) Terbaik Kesatu diraih Kota Banda Aceh.